Menparekraf Beri Paparan Peluang Investasi Baru di Bidang Parekraf

HomeEvent

Menparekraf Beri Paparan Peluang Investasi Baru di Bidang Parekraf

TravelEatpedia.com. Himpunan Anak Media (HAM) berkolaborasi dengan ARTOTEL Group dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menyelenggarakan ‘For

Menparekraf Dorong Digitalisasi Produk Ekonomi Kreatif Bitung
Menparekraf Gunakan Produk Ekraf Saat Dampingi Presiden
Menparekraf Bahas Konektivitas dan Digitalisasi UMKM Ekraf Bersama Menkominfo Sungapura

TravelEatpedia.com. Himpunan Anak Media (HAM) berkolaborasi dengan ARTOTEL Group dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menyelenggarakan ‘Forum Investasi dan Pembiayaan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif’ hari ini Kamis (28/07/2022) di ARTOTEL Suites Mangkuluhur, Jakarta. Dalam kesempatan ini, Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno turut memberi pemaparan beragam peluang investasi baru yang tersebar di KEK dan DSP.

Sandiaga Salahuddin Uno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengajak para investor untuk berinvestasi di lima destinasi super perioritas (DSP) dan delapan kawasan ekonomi khusus (KEK) pariwisata. “Sebelum saya bertugas ke pemerintahan, dulu mengelola investasi, dan saya melihat peluangnya sangat besar. Apalagi investasi yang begitu banyak menciptakan lapangan pekerjaan,” terangnya.

Baca juga:

Heavenly Indonesia Photo Exhibition Visualkan Serpihan Surga di Berbagai Wilayah Indonesia

Pariwisata dan ekonomi kreatif, lanjut Sandi Uno, studinya menciptakan enam kali lipat jumlah lapangan pekerjaan dalam setiap 1 dollar off investment. Yang dibutuhkan sekarang itu eksekusi bagaimana 8 KEK Pariwisata, 5 DSP dan 12 sustainable tourism yang mencari sustainable projects alternative sekema pembiayaannya pun sudah ada sehingga memberikan dampak yang luas.

Hingga saat ini tercatat kebutuhan investasi dan pembiayaan di 8 KEK Pariwisata seperti Morotai, Singosari, Tanjung Lesung, Likupang, Lido, Nongsa, Tanjung Kelayang, Mandalika sebesar Rp226,79 triliun. Sedangkan kebutuhan investasi dan pembiayaan di 3 Badan Otorita Pariwisata yaitu Borobudur, Labuan Bajo dan Danau Toba sebesar Rp6,7 triliun.

Baca juga:

Kosim Terima Bantuan Motor Roda Tiga dari Kemensos Untuk Modal Usaha

Peluang tersebut, lanjut Menparekraf terlihat lantaran pada bulan Mei 2022, World Economic Forum telah merilis Travel & Tourism Development Index (TTDI) 2022, dan Indonesia berada pada peringkat 32 dari 117 negara atau naik 12 posisi dibandingkan tahun 2019.

“Para investor melihat ada peluang yang signifikan yang dilihat dari TTDI Indonesia yang naik 12 peringkat di atas Thailand dan Malaysia. Sehingga ini membuka untuk berinvestasi,” katanya.

Baca juga:

Aleva Villa Merupakan Romantic Villa Yang Berlokasi di Seminyak

Menparekraf Sandiaga juga menjelaskan dengan terbukanya peluang investasi diharapkan, terdapat penciptaan dan kebangkitan ekonomi karena terdapat 1.1 juta lapangan pekerjaan baru tahun 2021.

“Sesuai arahan Presiden, bahwa proyek-proyek infrastruktur harus selesai dari 2023-2024, tidak boleh ada yang mangkrak. Untuk itu investor harus bergegas menyelesaikan pembangunannya, sehingga 2024 target 4,4 juta lapangan kerja baru dapat terealisasikan,” ujarnya

PAGES

1 2

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 1